WARGA di wilayah Samarinda Seberang tampaknya harus bersiap menghadapi akhir pekan tanpa aliran listrik untuk sementara waktu. PT PLN (Persero) UP3 Samarinda mengumumkan rencana penghentian pasokan setrum secara berkala pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Langkah ini diambil demi mengoptimalkan peningkatan keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Petugas lapangan memerlukan ruang aman untuk melakukan pemeliharaan pada jaringan distribusi tegangan menengah.
Berdasarkan rilis resmi PLN, proses pengerjaan ini akan memakan waktu sekitar dua jam. Petugas akan mulai bergerak pada pukul 09.00 WITA hingga ditargetkan rampung pada pukul 11.00 WITA.
Pemadaman listrik ini terjadi karena adanya perawatan preventif pada jaringan distribusi 20 kiloVolt (kV). Jalur ini merupakan urat nadi yang menyalurkan energi dari Gardu Induk menuju rumah-rumah warga, perkantoran, hingga kawasan industri.
PLN ULP Samarinda Seberang menegaskan bahwa pemeliharaan berkala ini krusial. Tujuannya jelas, yakni meminimalkan potensi gangguan mendadak dan kerusakan jaringan yang jauh lebih parah di kemudian hari.
Artinya, pemadaman dua jam ini menjadi investasi agar pasokan listrik ke depan bisa berjalan jauh lebih stabil tanpa gangguan.
Pemadaman besok pagi tidak hanya menyasar area pemukiman warga, melainkan juga beberapa obyek vital dan kawasan industri perkapalan. Berikut daftar wilayah yang mengalami pemadaman listrik sementara:
- PT MKC
- PT Danny Samudera Raya Line
- PT Gunawan Bersaudara Shipyard
- Jalan Gotong Royong
- Jalan Simpang Pasir
- Jalan Lingkar Stadion
- Wilayah di sekitarnya
Manajemen PLN mengingatkan, cakupan pemadaman bisa meluas ke lingkungan di sekitar lokasi tersebut. Hal ini sangat bergantung pada konfigurasi dan kondisi jaringan distribusi di lapangan saat proses pengerjaan berlangsung.
Mengingat durasi pemadaman yang berlangsung pada jam produktif Sabtu pagi, PLN mengeluarkan imbauan tegas bagi warga yang hendak menyalakan generator set (genset).
“Apabila pelanggan memakai genset, mohon agar dipisahkan dari instalasi PLN,” tulis pihak PLN dalam pengumuman resminya.
Langkah preventif ini wajib dilakukan demi keselamatan bersama. Arus balik dari genset yang tidak terisolasi dengan baik berisiko membahayakan nyawa petugas yang sedang melakukan perbaikan di atas tower maupun jaringan kabel.
Meski jadwal resmi tertulis hingga pukul 11.00 WITA, PLN berjanji akan segera mengalirkan kembali arus listrik begitu pekerjaan teknis di lapangan selesai. Jika pengerjaan rampung lebih awal, distribusi listrik ke rumah warga dipastikan langsung normal kembali. (RED)
Tidak ada komentar