JMSI Bontang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Berebas TengahBONTANG — Duka masih terasa di Jalan Veteran, Gang Intan, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Di tengah puing-puing sisa kebakaran, bantuan mulai berdatangan.
Senin (23/3/2026) siang, pengurus cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Bontang turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Bantuan berupa beras, mi instan, dan air mineral itu diserahkan di posko bantuan setempat. Warga menyambutnya dengan harapan sederhana: bisa bertahan di masa sulit.
Langkah ini menjadi respon cepat organisasi perusahaan pers di Kota Bontang. Bukan sekadar menyampaikan informasi melalui pemberitaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Ketua JMSI Kota Bontang, Ariston, menegaskan bantuan tersebut lahir dari kepedulian, bukan rutinitas organisasi semata.
“Kami dari keluarga besar JMSI Kota Bontang turut merasakan duka mendalam atas musibah ini. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa membantu kebutuhan konsumsi mendesak warga,” ujarnya di lokasi.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana internal para pengurus JMSI Kota Bontang.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Berebas Tengah, Abdul Rasyid, mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, kehadiran JMSI bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari solusi.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti dan akan segera kami salurkan kepada para korban,” katanya.
Ia menambahkan, proses pemulihan masih membutuhkan dukungan banyak pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
Sementara itu, JMSI Kota Bontang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu para korban bangkit dari musibah.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu (2/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita itu melanda kawasan padat penduduk. Sedikitnya 12 bangunan rumah terdampak.
Data sementara mencatat, empat kepala keluarga dengan sekitar 20 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Kerugian materiil ditaksir cukup besar. Namun, di balik musibah tersebut, solidaritas berbagai pihak mulai tumbuh. (RIL)
Tidak ada komentar