Aksi damai di gerbang jalan masuk tambang marmer perusahaan tersebut di Kampung Libureng, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Tondong Tallasa, Pangkep, Selasa (22/7/2025).PANGKEP – Puluhan pensiunan karyawan PT Citatah Tbk melakukan aksi damai di gerbang jalan masuk tambang marmer perusahaan tersebut di Kampung Libureng, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Tondong Tallasa, Pangkep, Selasa (22/7/2025).
Mereka menutup akses utama menuju area tambang yang berlokasi di Kampung Bu’nea. Akibatnya, operasional tambang sempat terhenti karena karyawan aktif tidak bisa masuk bekerja.
Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut sisa pembayaran pesangon yang belum dilunasi perusahaan. Dari total kesepakatan pembayaran 10 bulan secara bertahap, masih tersisa tiga bulan yang belum dibayarkan.
Koordinator aksi, Ely Suheli, menyebut para pensiunan sudah terlalu lama bersabar. Janji pembayaran pesangon yang seharusnya dilakukan rutin setiap pertengahan bulan tak juga terealisasi.
“Kami hanya menuntut hak kami. Kami sudah bersabar, tapi sudah tiga bulan tidak dibayarkan. Kami hanya ingin janji perusahaan ditepati,” tegas Ely.
Menurutnya, para pensiunan sepakat untuk melakukan aksi damai setelah berkali-kali janji manajemen tidak ditepati. Bahkan mereka bersedia jika sisa pesangon dibayarkan secara bertahap kembali selama tiga bulan.
Aksi berjalan damai dan tertib. Kapolsek Tondong Tallasa, AKP Ferasmus Rande, yang memimpin langsung pengamanan di lokasi, meminta semua pihak menjaga suasana tetap kondusif.
“Kami mengimbau agar semua tetap menahan diri. Jangan terpancing emosi. Semua harus diselesaikan dengan kepala dingin,” ujar AKP Ferasmus.
Ia juga meminta karyawan aktif dan warga sekitar tidak melakukan tindakan yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Tak lama berselang, perwakilan manajemen PT Citatah Tbk melalui Kepala HRD, Nur Salam, turun langsung ke lokasi aksi. Ia menyampaikan bahwa pembayaran sisa pesangon tahap ke-10 akan segera ditransfer ke rekening masing-masing pensiunan.
Mendengar hal tersebut, para peserta aksi menyambut baik dan perlahan membubarkan diri. Situasi pun kembali kondusif.
Tidak ada komentar