Kematian AN menyisakan tanda tanya. Polisi masih menyelidiki dugaan adanya kematian tidak wajar.KUKAR – Warga Desa Umaq Dian, Kecamatan Tabang, digemparkan dengan penemuan jasad seorang remaja perempuan berinisial AN (16) di dalam kamar rumahnya. Korban ditemukan meninggal dunia Kamis petang, 17 Juli 2025, sekira pukul 18.00 WITA.
Kematian AN menyisakan tanda tanya. Polisi masih menyelidiki dugaan adanya kematian tidak wajar.
Korban pertama kali ditemukan ayahnya sendiri, seorang pegawai negeri sipil. Saat pulang dari kebun, sang ayah memanggil korban dari luar kamar, namun tidak mendapat jawaban. Pintu kamar terkunci dari dalam.
Merasa khawatir, ia naik melalui jendela menggunakan tangga. Saat berhasil masuk, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Yang mengejutkan, terdapat bercak darah di atas kasur tempat korban terbaring.
“Setelah menerima laporan, anggota kami langsung ke lokasi dan menghubungi petugas medis,” ungkap Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto.
Namun saat tim medis tiba, jasad korban telah dimandikan dan diganti pakaiannya oleh keluarga.
Dari hasil pemeriksaan awal tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh maupun area vital korban. Namun, terdapat busa putih keluar dari mulut, yang menambah dugaan adanya penyebab lain di balik kematian remaja ini.
Pihak keluarga yang merasa ada kejanggalan, menyatakan siap dilakukan otopsi demi kejelasan penyebab kematian anak mereka.
Polsek Tabang telah memeriksa sejumlah saksi. Tak hanya orang tua dan kerabat dekat, polisi juga meminta keterangan dari seorang remaja laki-laki berinisial A.P., yang diketahui merupakan kekasih korban.
“Kami masih mendalami motif dan kronologi kejadian. Pemeriksaan masih terus berlangsung,” ujar Iptu Aldino.
Polisi menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional dan menunggu hasil otopsi dari tim medis sebagai dasar lanjutan proses penyelidikan.
Tidak ada komentar