Pelang informasi di Jalan MT Haryono, Kota Bontang, Senin (14/7/2025). Foto Fahrul Razi
BONTANG — Kemacetan panjang terjadi di Jalan MT Haryono, Kota Bontang Senin (14/7/2025) sore. Ratusan kendaraan mengular. Lalu lintas tersendat. Pengendara pun hanya bisa mengeluh — atau menarik napas panjang.
Penyebabnya: proyek perbaikan drainase yang tengah dikerjakan Pemerintah Kota Bontang.
Mendapat banyak keluhan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang (PUPR) langsung buka suara. Kepala Dinas PUPR Bontang, Muhammad Edy Prabowo, mengatakan pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan kontraktor untuk bekerja sesuai aturan.
“Selalu kami ingatkan kontraktornya agar bekerja lebih rapi. Jangan sampai material menumpuk di jalan dan mengganggu pengguna,” tegas Edy saat dihubungi, Selasa (15/7/2025).
Tak hanya di Jalan MT Haryono, proyek drainase juga berlangsung di Jalan HM Ardan. Akibatnya, beberapa ruas jalan mengalami penyempitan. Kendaraan harus berbagi jalur dengan alat berat dan tumpukan material.
“Jadi ada dua kawasan yang sedang kami perbaiki drainasenya,” jelas Edy.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Sekaligus mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas.
“Kami mohon maaf. Tolong pengendara patuhi rambu-rambu yang sudah terpasang,” tambahnya.
Dari informasi yang diperoleh Pranala.co, proyek perbaikan drainase di Jalan MT Haryono direncanakan berlangsung selama 265 hari, dengan masa pemeliharaan 365 hari setelah selesai.
Proyek ini dibiayai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, dengan total anggaran Rp23 miliar.
Adapun pelaksana proyek adalah PT Tirta Darma Segah, dan konsultan pengawasnya CV Ramayana Rancang Bangun.
Tidak ada komentar