Kantor Wali Kota Bontang.BONTANG — Lagu “Mars Kota Bontang” bukan sekadar pengiring upacara. Lagu ini menyimpan cerita perjuangan dan semangat yang tak banyak orang tahu.
Mars ini lahir dari sebuah sayembara terbuka, di masa awal kepemimpinan Wali Kota Bontang kala itu, Sofyan Hasdam.
Ia punya gagasan sederhana, tapi kuat: Bontang harus punya lagu kebanggaan sendiri. Lagu yang bisa membangkitkan semangat warganya, menggerakkan hati untuk bersama-sama membangun kota.
Sayembara pun digelar. Hasilnya di luar dugaan. Masyarakat dari berbagai kalangan turut serta. Karya demi karya dikirimkan. Semua berharap bisa menjadi bagian dari sejarah Kota Taman ini.
Dari puluhan karya, terpilihlah satu lagu yang dinilai paling mewakili nilai, semangat, dan harapan kota: Mars Kota Bontang, ciptaan Wahdiat.
Liriknya sederhana. Tapi penuh makna. Ia menyelipkan identitas dan filosofi Kota Bontang: Tertib, Agamais, Mandiri, Aman, dan Nyaman — yang kini dikenal dengan singkatan TAMAN.
Nilai-nilai itu kini menjadi ruh tata kelola pemerintahan, dan menyatu dalam kehidupan warga.
Lirik Lengkap Mars Kota Bontang
Ciptaan: Wahdiat
Derap langkah insan pembangunan
Bertekad memajukan negeri
Dengan berbekal semangat juang
Berkarya untuk Ibu Pertiwi
Anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa
Terhampar luas terbentang
Kekayaan alam yang berlimpah
Untuk kejayaan Indonesia
Kota Bontang tempatku mengabdi
Segala daya kupersembahkan
Tertib, Agamis, Mandiri, Aman, Nyaman
Itulah Kota Bontang
Kubangun, kujaga, kubela
Itulah tekad kami terpatri
“Bessai Berinta” semboyan kami
Jayalah Kotaku
“Bessai Berinta” semboyan kami
Jayalah Bontangku
Kini, Mars Kota Bontang tak hanya dikumandangkan dalam acara formal. Lagu ini telah menjadi bagian dari identitas kota. Lagu yang menyatukan. Lagu yang mengingatkan bahwa membangun kota tak cukup hanya dengan infrastruktur, tapi juga semangat bersama.
“Jayalah Bontangku!” bukan sekadar lirik penutup. Tapi juga doa dan harapan bagi masa depan kota ini. [DIAS]
Tidak ada komentar